5 Alasan Menikah Menurut Islam (Kalau Bukan Karena Ini, Pernikahanmu Bisa Nggak Berkah)

shares

5 Alasan Menikah Menurut Islam

4. Mewujudkan Keluarga Sakinah Mawaddah dan Rahmah

Islam memberikan perhatian besar dalam masalah pembentukan keluarga sejak dari awal prosesnya. Kenapa Islam memberikan perhatian yang demikian besar untuk masalah ini? Hal itu karena Islam hendak mengawal dan memelihara pembentukan dan keberlangsungan pernikahan di atas asas yang kokoh, pondasi yang kuat untuk mencapai tujuan yang mulia yaitu kelestarian ras manusia, dan tercapainya kebahagian keluarga. Begitu juga Islam hendak mencegah dan menghilangkan retaknya keluarga dari dalam. Islam ingin memberikan perlindungan dan penjagaan atas ikatan pernikahan dari keretakan, perpecahan dan perselisihan. Dengan begitu anak-anak akan dapat tumbuh dalam suasana asuhan yang penuh kasih sayang, cinta, kelembutan, kebahagiaan, ketenteraman dari segenap sisi. Inilah yang tercermin dalam firman Allah Swt. :

وَمِنْ ءَايَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

Dan dari sebagian tanda-tanda kekuasaanNya adalah bahwa Dia menciptakan bagi kalian isteri-isteri dari diri kalian agar kalian merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antara kalian cinta dan kasih sayang. Sesungguhnya pada hal itu sungguh terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah Swt. bagi kaum yang berpikir. (QS ar-Rûm [30] : 21)

Imam Ibnu Katsir menjelaskan, dalam ayat ini Allah Swt. menyatakan bahwa Allah Swt. telah menciptakan isteri-isteri bagi laki-laki yang berasal dari jenis yang sama, agar laki-laki akan merasakan ketenteraman tatkala bersanding dengan isterinya, begitu pula sebaliknya, isteri akan dapat merasakan ketenteraman di samping suaminya dan agar di antara mereka terbina mawaddah (rasa cinta) dan rahmah (kasih sayang).

Pada dasarnya, dalam sebuah ikatan pernikahan, suami maupun isteri itu harus dapat membuat masing-masing pihak merasa tenteram kepada pasangannya. Jadi, Allah Swt. menghendaki agar terwujud perasaan tenteram dalam pernikahan yang terjadi antara seorang perempuan dan laki-laki.

Lebih jauh, ketentuan asal mengenai keluarga adalah bahwa keluarga itu harus selalu dilingkupi oleh perasaan cinta dan kasih sayang. Anak-anak akan selalu dibesarkan dalam asuhan yang penuh cinta dan kasih sayang, selalu dihiasi dengan kelembutan hati, kepekaan jiwa serta keluhuran akhlak dan agama yang selamat.

5. Mewujudkan Generasi Islami

Meminang adalah awal proses membentuk keluarga. Banyak proses yang nantinya akan bisa terlaksana dalam pernikahan. Pernikahan akan bisa menjadi sarana dakwah, baik suami kepada isteri atau sebaliknya. Pernikahan juga menjadi jalan bagi semakin luasnya hubungan kekerabatan dan silaturahmi. Sehingga pada akhirnya, perkawinan akan menjadi sarana dakwah kepada keluarga dan kerabat yang lebih luas, juga bagi masyarakat.

Perkawinan sebagaimana telah dijelaskan di atas memang salah satunya ditujukan untuk memperoleh keturunan. Artinya, dari perkawinan itu akan lahir anak-anak. Rasululah saw. telah mengabarkan kepada kita bahwa kelak Beliau akan berbangga dengan banyaknya jumlah umat beliau. Hadis tersebut, selain mengisyaratkan dorongan untuk memperbanyak keturunan juga mengisyaratkan agar anak-anak yang lahir dari perkawinan harus dibentuk dan dididik sedemikian sehingga menjadi umat Muhamamad. Artinya, perkawinan telah dicanangkan sebagai sarana untuk memperbesar umat Islam, sekaligus memperbesar generasi Islam.

http://www.teknikhidup.com/hubungan/alasan-menikah-menurut-islam

Related Posts